Manusia memang benar merupakan wujud dari evolusi (didukung Al-Qur'an),
buktinya dalam kandungan, manusia mengalami perubahan
cairan-segumpal darah-daging (mirip lintah)-(mirip kadal)-jadi manusia utuh
sedangkan asal usul manusia dari kera, tetap tidak akan tersambung,
meski ahli antropologi mengklaim bahwa tengkorang manusia dan kera sejenis,
meski ahli biologi mengklaim bahwa kera memiliki gen yang sejenis dengan manusia,
dan meski ahli sains mengklaim bahwa kecerdasan (intelijensia) kera bisa mencapai titik kecerdasan (intelijensia) manusia
namun selama kera belum terbukti memiliki asal usul etika yang jelas serta apresiasi estetika yang baik
belum dapat dibuktikan secara de 'Iman' bahwa kera berevolusi menjadi manusia
0_~
buktinya dalam kandungan, manusia mengalami perubahan
cairan-segumpal darah-daging (mirip lintah)-(mirip kadal)-jadi manusia utuh
sedangkan asal usul manusia dari kera, tetap tidak akan tersambung,
meski ahli antropologi mengklaim bahwa tengkorang manusia dan kera sejenis,
meski ahli biologi mengklaim bahwa kera memiliki gen yang sejenis dengan manusia,
dan meski ahli sains mengklaim bahwa kecerdasan (intelijensia) kera bisa mencapai titik kecerdasan (intelijensia) manusia
namun selama kera belum terbukti memiliki asal usul etika yang jelas serta apresiasi estetika yang baik
belum dapat dibuktikan secara de 'Iman' bahwa kera berevolusi menjadi manusia
0_~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar