Haruskah berpikir diperuntukkan pada kebenaran?
Camera is a responsive/adaptive slideshow. Try to resize the browser window
It uses a light version of jQuery mobile, navigate the slides by swiping with your fingers
It's completely free (even though a donation is appreciated)
Camera slideshow provides many options to customize your project as more as possible
It supports captions, HTML elements and videos.

Sabtu, 20 April 2013

Apa ya . . . ?


Berbahagialah para pelupa

Bila dipikirkan secara sekilas, lupa adalah suatu musibah besar bagi tiap individu. karena lupa menghilangkan memori yang tersimpan di otak, sehingga akan banyak mengganggu rutinitas kita sebagai manusia yang aktif.

tentang lupa, dibagi menjadi 2. yang pertama adalah lupa karena suatu kesalahan pada memori. kemudian yang kedua adalah lupa karena saraf penghubung yang ada di otak mengalami masalah.

Berbahagialah para pelupa

Bila kita mau berpikir luas, lupa tak bisa dilakukan dengan sengaja, atau bisa dikatakan bahwa Allah-lah yang membuat kita lupa. banyak sekali orang yang telah mengalami masa-masa buruk namun mencoba untuk melupakan kenangan tersebut namun terasa sulit. ya, karena memang lupa adalah penyakit yang ditentukan Allah.

Bila kita mau berpikir luas, sangat beruntung orang tua yang pikun. pada hakikatnya orang yang sudah tua akan terbatas untuk menjalakan rutinitasnya. akhirnya ia akan banyak merenungi masa-masa mudanya. karena sudah lebih dewasa tentunya para orang yang tua akan banyak menyesali perbuatan masa lalunya. karena tak bisa membayar kesalahan yang sudah dilakukan pada masa mudanya maka banyak meninbulkan orang tersebut stres.  akhirnya ia tidak bisa bergerak maju untuk menebus kesalahannya dan membuatnya semakin terpuruk
Kepikunan bisa membantu orang kehilangan stres.

pada hakikatnya, manusia bisa merasakan rasa senang bila ia sudah merasakan lupa. sebab lupa bisa menghilangkan penyebab gundah dalam hati. contohnya saja bila seorang yang sangta miskin diberi uang sejuta maka akan langsung hilang rasa sedihnya, padahal kebutuhannya belum tercukupi, hutang belum terbayar, hanya dengan memegang uang sejuta rasa sedihnya hilang karena lupa.

juga bagi para pemikir, pada umumnya orang yang termasuk dalam kategori pemikir sering sekali lupa. andai saja mereka tidak lupa pasti pikirannya akan merasa tertekan karena menumpuknya bahan pikiran.

Berbahagialah para pelupa

sedikit berbeda dengan yang lainnya, lupa harus jadi sebuah pelajaran bagi seorang hafidz maupun orang yang sedang menghafal al-qur'an. bagi keduanya, lupa pada ayat2 qur'an yang telah dihafalnya bisa menjadi dosa karena telah melalaikan amanah. tapi lupa bagi keduanya bisa dijadikan cerminan bahwasanya telah melakukan hal yang dilarang agama. barokah dari lupa itu, para hafidz dan yang masih berproses menghafal qur'an bisa semakin meningkatkan amal baiknya hingga menjadi seorang yang shalih.

Wallahu A'lam
Judul: Apa ya . . . ?; Ditulis oleh finuaz; Rating Blog: 5 dari 5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Published.. Blogger Templates