Haruskah berpikir diperuntukkan pada kebenaran?
Camera is a responsive/adaptive slideshow. Try to resize the browser window
It uses a light version of jQuery mobile, navigate the slides by swiping with your fingers
It's completely free (even though a donation is appreciated)
Camera slideshow provides many options to customize your project as more as possible
It supports captions, HTML elements and videos.

Jumat, 10 April 2015

Surat Wasiat

Han, Tuhan
Biarkanlah aku sekarang memanggil-manggilmu
Mengawali sebutanmu dengan huruf besar
Karena mungkin sebentar lagi, atau masih lama
Aku tidak lagi mengingatmu

Sudah kuputuskan untuk berjalan di jalan gelap menyesatkan
Untuk menemukan sebuah lentera bertanda logos
Yang sangat mungkin tak bisa kupegang
Atau memang tak mungkin bisa kupegang

Setelah perjalanan bunuh diri ini
Barangkali aku makin cinta kepadaMu
barangkali juga aku malah abai

Tapi kuakui, kulakukan ini karena diriMu
Dan Kau pasti tahu

Han, Tuhan
Kusadari aku ini bukan Muhammad
Tak secerdas Ghazali
Sudah cukup bagiku
Ketika Kau jadi Tuhanku

Sekarang
Sebelum mati akal atau moralku
Aku mau minta maaf kepadaMu
Karena pasti aku punya salah

Setelah itu
Takkan kuberwasiat padaMu
Karena kutahu Kau pasti melakukan yang benar
Karena kau memang benar

PadaMu hanya satu yang kuberikan
Jagalah yang satu ini
Satu warisanku
Ialah imanku



Malang, Jumat 10 April 2015
Judul: Surat Wasiat; Ditulis oleh finuaz; Rating Blog: 5 dari 5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Published.. Blogger Templates