Ada anak yang ingin pergi haji
Namun ia tak mau untuk berusaha
Ia hanya mencuri harta orang
Memilih jalan yang lebih cepat
Kau tahu, Apa yang ‘kan terjadi?
Ia tertangkap oleh polisi
Ia terlena dengan harta-harta haram
Keduanya tak jarang terjadi
Ada lagi anak yang memimpikan Baitullah
Ia rela menukar tenaga dengan mimpinya
Ia bekerja dengan giat
Memilih jalan yang lebih halal
Kau tahu, Apa yang ‘kan terjadi?
Ia berhasil mencapai Baitullah
Kerjanya gagal, namun diganti yang lebih baik
Keduanya sangat mungkin terjadi
Cita-cita itu memang penting, kawan
Tapi kejujuran tetap penting
Karena kejujuran lah
Pintu menuju cita-cita
Namun ia tak mau untuk berusaha
Ia hanya mencuri harta orang
Memilih jalan yang lebih cepat
Kau tahu, Apa yang ‘kan terjadi?
Ia tertangkap oleh polisi
Ia terlena dengan harta-harta haram
Keduanya tak jarang terjadi
Ada lagi anak yang memimpikan Baitullah
Ia rela menukar tenaga dengan mimpinya
Ia bekerja dengan giat
Memilih jalan yang lebih halal
Kau tahu, Apa yang ‘kan terjadi?
Ia berhasil mencapai Baitullah
Kerjanya gagal, namun diganti yang lebih baik
Keduanya sangat mungkin terjadi
Cita-cita itu memang penting, kawan
Tapi kejujuran tetap penting
Karena kejujuran lah
Pintu menuju cita-cita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar